Menurut Kantor Berita ABNA, Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi, Mufti Qatar, beberapa hari sebelum teror terhadap Allamah Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al-Buti, telah menghina ulama terkemuka Sunni Suriah.
Alalam (23/3) melaporkan sebagaimana dinukil dari IRIB, ini bukan pertama kalinya Syeikh Al-Qaradhawi menyerang dan menghina para ulama Arab dan ulama terbaru yang dihina dan dinistakannya adalah Allamah Al-Buti.
Video yang terunggah di Youtube menunjukkan bahwa Syeikh Al-Qaradhawi menyebut Syeikh Al-Buti dan orang-orang dekatnya mendukung pemerintah Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan menudingnya telah menebarkan kebatilan. Syeikh Al-Qaradhawi menyebut ulama besar Sunni Suriah itu tidak beradab dan tidak berakal, serta mengimbau pembunuhan para pendukung pemerintah Suriah termasuk pasukan militer, warga dan para ulama.
Al-Qaradhawi dalam khutbah shalat Jumatnya menyatakan bahwa Al-Buti meninggal dunia sebelum terhidayah dan tanpa menyinggung seruannya untuk membunuh orang-orang seperti Al-Buti, seraya mengklaim, "Dia adalah sahabat saya dan meski saya berharap dia menerima hidayah Allah Swt, akan tetapi dia meninggal dunia sebelum terhidayah."
Seraya mengkritik Al-Buti akibat dukungannya terhadap Bashar Al-Assad, Al-Qaradhawi menyebut pemerintahan sah Suriah sebagai "kriminal."
Al-Qaradhawi juga menuding pemerintah Bashar Al-Assad yang membunuh Al-Buti demi merusak citra Ahlussunnah dan kelompok oposisi. Seraya meragukan bahwa Al-Buti diteror dengan bom bunuh diri, Al-Qaradhawi mengklaim, "Al-Buti diteror dengan tembakan peluru yang sangat jitu."